Walau Terluka, Tak Akan Menuntut Perasaan
Kisah Nyata Seorang Ayah yang Tetap Mencintai, Meski Dunia Berkali-kali Meninggalkannya
Novel ini lahir dari kisah nyata seorang ayah bernama Heritzen—guru yang hidupnya sangat sederhana, tetapi hatinya luas seperti langit yang menampung semua musim.Ia tidak hanya pernah jatuh sekali,melainkan dua kali;tidak hanya kehilangan harta, tetapi nyaris kehilangan dirinya sendiri. Namun ia tetap memilih satu hal yang mustahil mampu dilakukan oleh banyak manusia: mencintai tanpa menuntut apa pun.
“Ada luka yang tidak berdarah, tapi membuat hati remuk perlahan.” Novel ini bukan sekadar cerita… ini adalah perjalanan jiwa.
BACA SEKARANG — SAYA INGIN MENANGIS & BELAJAR IKHLAS
Air mata jatuh—bukan dari luka, tapi dari cinta yang begitu luas hingga tak membutuhkan syarat apa pun. Senja akhirnya padam. Malam turun… Angin mengetuk pelan jendela. Heritzen tetap duduk di sana, dengan hati yang tidak lagi genting dengan jiwa yang telah belajar: Bahwa walau terluka, ia tidak perlu menuntut perasaan dari siapa pun. Cukup mencintai… Cukup mendoakan… Cukup menjadi ayah.
BAGIAN “INI TENTANG KAMU?
Pernahkah kamu:
Ditinggalkan tanpa penjelasan?
Mencintai, tapi tidak bisa memiliki?
Bertahan demi anak, meski hatimu hancur?
Berdoa sambil menangis, tapi tetap percaya Tuhan?
Jika YA…
Maka novel ini bukan kebetulan hadir di hidupmu.
CERITA SINGKAT YANG MEMBUAT PENASARAN
Heritzen adalah seorang guru sederhana.
Ia tidak kaya.
Tidak berkuasa.
Tidak sempurna.Namun hidupnya runtuh:
Istri pergi tanpa alasan
Anak-anak dibawa pergi
Hutang, ancaman, kehilangan aset
Tekanan mental yang nyaris mematahkan iman
Tapi satu hal tidak pernah ia lakukan: Ia tidak menuntut perasaan.
“Aku boleh hancur… asal anak-anakku tetap bahagia.”
Apa yang membuat seorang ayah mampu bertahan sejauh itu?
Bagaimana luka bisa berubah menjadi cahaya?
Cahayanya remuk, tapi tetap mencoba menyinari apa saja yang masih tersisa. Begitulah hari-hari Heritzen: sepi, pelan, namun tidak pernah benar-benar gelap. Setelah badai yang datang berulang-ulang, setelah kehilangan yang terasa seperti dicabik dari dalam dada, setelah air mata yang tidak lagi bisa dihitung jumlahnya, ia akhirnya sampai pada sebuah kesadaran: Bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki. Bahwa melepaskan bukan berarti kalah. Bahwa memaafkan adalah cara paling tinggi untuk tetap hidup.
MENGAPA FLIPNOVEL INI BERBEDA
✔ Berdasarkan kisah nyata
✔ Ditulis dengan bahasa puitis & religius
✔ Mengandung healing emosional & spiritual
✔ Membuat pembaca menangis, lalu berdamai
✔ Cocok untuk ayah, ibu, pasangan, guru, dan siapa pun yang pernah terluka
Ini bukan novel cinta biasa.
Ini cinta yang bertahan meski disakiti.
APA YANG AKAN PEMBACA RASAKAN?
Setelah membaca FlipNovel ini, pembaca akan:
Merasa dipeluk secara emosional
Menangis tanpa merasa lemah
Belajar memaafkan tanpa kehilangan harga diri
Menguatkan iman di saat paling rapuh
Menemukan makna baru tentang cinta & keluarga
Banyak pembaca berkata:
“Novel ini seperti doa yang dituliskan.”
FORMAT & KEUNGGULAN FLIPNOVEL
📘 Format FlipBook Interaktif
📱 Bisa dibaca di HP, Tablet, Laptop
🎨 Desain sinematis & nyaman dibaca
⏳ Bisa dibaca kapan saja
📥 Akses langsung setelah pembelian
🎁 BONUS EKSKLUSIF
(Bonus hanya untuk pembelian hari ini)
Dua (2) Flipbook Inspiratif di bawah ini……
Harga bisa berubah kapan saja.
Luka tidak menunggu waktu yang tepat.
Penyembuhan dimulai dari keberanian membaca.
🟡 DAPATKAN SEKARANG — SEBELUM HARGA NAIK….Hanya rp49000
[ 🔥 BACA FLIPNOVEL SEKARANG ]
CLOSING EMOSIONAL (FINAL PUSH)
Jika hidupmu pernah terluka…
Jika cintamu pernah tak dibalas…
Jika doamu pernah jatuh bersama air mata…
Maka novel ini tidak datang terlambat.
Ia datang tepat saat hatimu membutuhkannya.